Smart Slasher From Thailand. Review of “Countdown”

20130124-212928.jpg

Sub genre slasher di fantastic genre sepertinya masih menjadi favorit untuk para pecinta film. Terutama film Hollywood yang sudah banyak memproduksi film ber genre ini, sayangnya hanya sedikit buatan Hollywood yang berkualitas, hanya mengutamakan darah bermuncratan dan keseksian para pemainnya, sekaligus unsur sex explicit yang juga jadi nilai jualan utamanya dibanding ceritanya. Apa jadinya kalau Thailand membuat film slasher? Kita pasti sedikit skeptis dengan hasilnya, karena negri itu justru lebih kuat di genre horor. Dengan production house GTH yang sukses dengan film “4Bia” dan “Phobia 2”, mereka optimis dengan genre slasher baru berjudul “Countdown”. Karya debut sutradara Nattawut Poonpiriya ini diharapkan bisa membuat film slasher yang tidak hanya menonjolkan kesadisan tapi juga cerita yang bagus.

20130124-213116.jpg

Perayaan malam tahun baru selalu dinanti di setiap negara. Terutama di New York selalu ramai di Time Square untuk berkumpul bersama-sama. Tapi, tidak berlaku oleh 3 sahabat asal Thailand yang tinggal di sana. Mereka adalah Jack (Pachara Chirativat), Bee (Jarinporn Junkiet), dan Pam (Pataraya Krueasuwansiri). Mereka tinggal di satu apartemen dan ingin pergantian malam tahun baru 2013 tidak membosankan. Lalu Jack menemukan brosur pengedar ganja bernama Jesus yang bisa dipanggil ke rumah untuk private party. Ketika Jesus ke apartemen mereka, awalnya berjalan sangat fun sambil menunggu detik-detik pergantian tahun. Tapi, justru malam tahun baru itu berubah menjadi malam mimpi buruk mereka.

20130124-213225.jpg

Okay, here’s the review. Kamu berpikir film ini menjadi tipikal film slasher mainstream yang biasa dibikin Hollywood? At first mungkin kamu akan berpikir begitu, tapi kamu harus membuang pikiran itu. Film ini adalah film slasher yang bagus dan mengutamakan cerita tanpa harus banyak darah bersimbah. Cerita yang mengalir dengan sangat rapi dengan akting para pemainnya yang chemistry-nya seimbang. Film ini juga bisa mempermainkan pikiran kamu ketika menontonnya, kamu akan berpikir apakah itu nyata atau bukan. Twist ending yang pintar sekaligus cerdas yang bisa bikin kamu tertipu tanapa menghilangkan esensi cerita sepanjang film. Sutradara debutan ini patut diberi applause meriah karena berhasil membuat film slasher yang sebenarnya.

20130124-213326.jpg

Overall, terganggu dengan banyaknya adegan banyak darah yang tidak logis? Sepertinya kamu harus menonton film ini. Walaupun tidak terlalu berdarah, siap-siap saja merasa miris dengan beberapa adegan sadisnya. Salah satu film fantastic genre yang recommended untuk ditonton di awal tahun ini.

This review also published in http://www.freemagz.com